Follow us on FaceBook

This is default featured slide 1 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 2 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 3 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 4 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

This is default featured slide 5 title

Go to Blogger edit html and find these sentences.Now replace these sentences with your own descriptions.

Selasa, 25 Oktober 2016

ROYAL WEDDING

ROYAL WEDDING 

1. Pangeran Abdul Malik dan Raabi'atul Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah di Brunei Darussalam

Sudah dengar belum berita tentang pernikahan royal pangeran Brunei Darussalam yaitu Abdul Malik, putra bungsu dari Sultan Hassanal Bolkiah, dengan Dayangku Raabi’atul ‘Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah yang baru dilaksanakan pada tanggal 5 April kemarin? Well, perayaan pernikahan yang berlangsung selama 11 hari ini banyak disebut sebagai The Most Extravagant Wedding of The Year! Do you know why? Check out 5 extravagant things about this Brunei’s Royal Wedding!

1. Pernikahan ini diadakan di Istana Nurul Iman di Bandar Seri Begawan yang merupakan residential palace atau tempat tinggal kerajaan terbesar di dunia. Di istana ini terdapat 1,788 kamar, 5 grand swimming pool, 257 kamar mandi dan garasi yang bsa memuat 110 mobil!


2. Jika biasanya seorang pengantin perempuan membawa flower bouquet, Dayangku Raabi’atul ‘Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah justru membawa sebuah bouquet yang terbuat dari berbagai jenis batu mulia!


3. Tak hanya itu, sang pengantin wanita yang juga bekerja sebagai system data analyst ini mengenakan aksesori kalung berlian yang juga dihiasi dengan belasan batu emerald dengan berbagai ukuran. Ukuran yang paling besar sebesar buah anggur! Dayangku Raabi’atul ‘Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah juga mengenakan bros emerald sebesar telur puyuh yang disematkan di baju sekitar dada.


4. Untuk sepatu pengantin, sang pengantin wanita memercayakannya kepada Christian Louboutin yang terkenal dengan signature sol merah nya itu. Tapi berbeda dengan kebanyakan sepatu Louboutin lainnya, sepatu pernikahan ini dibuat full dengan kristal Swarovski! Shoes fit for a princess! Oh ya, aksesoris yang digunakan juga hanya kalung dan tiara, Dayangku Raabi’atul ‘Adawiyyah Pengiran Haji Bolkiah juga memakai gelang kaki yang terbuat dari pure gold! Looking at chunky it is, we can only imagine how heavy it is! 







5. Untuk acara resepsi, kedua pengantin berganti baju. Sang pangeran menggunakan pakaian militer sedangan sang putri menggunakan baju khas Melayu dan juga aksesoris berupa kalung dan tiara. Kalung nya pun lebih extravaganza dibanding kalung yang digunakan siangnya! Kalungnya ini terbuat dari ratusan berlian dan juga puluhan batu ruby. Beliau juga mengenakan cincin berlian yang sangat besar dengan platinum band. OMG! This is truly the most extravagant wedding of the year!








https://www.youtube.com/watch?v=SPhDUPCsoPE

OUTDOOR WEDDING

OUTDOOR WEDDING


1. Bena dan Vendry


Hayoo, siapa di antara kamu disini yang selama persiapan pernikahan sebelum tidur lengket dengan ponsel atau PC karena mencari referensi dekorasi pernikahan baik melalui Instagram, Pinterest, maupun wedding website seperti The Bride Dept? Rasanya hampir semua brides-to-be melakukannya, termasuk Vendryana yang baru beberapa bulan lalu melangsungkan pernikahannya dengan Benazio. Pernikahan mereka sangat unik, tidak kalah dengan keunikaan saat mereka menggelar acara lamaran yang pernah juga diulas The Bride Dept sebelumnya.







Kesibukan Vendry dan Bena yang memiliki background pekerjaan yang sama membuat mereka sempat panik karena banyak hal yang harus diurus namun waktu mereka tidak banyak. Untungnya keluarga sangat membantu mereka mengurusi segala keperluan pernikahan. “Hal yang pertama aku lakukan adalah menghubungi MUA favorit aku. Karena ternyata book MUA favorit itu lebih sulit dari book gedung, hehehe. Intinya banyak keajaiban saat kita jalani persiapan pernikahan. Ada saja hambatannya, tetapi kalau kita tidak berhenti usaha dan berdoa, ada saja juga solusinya,” ujar Vendry.





Pemilihan lokasi di Museum Bank Indonesia menurut Vendry adalah jodoh. Sebenarnya Vendry dan Bena sudah pasrah karena hampir semua venue outdoor yang ada di Jakarta sudah tersewa. Ketika mereka mendatangi museum Bank Indonesia yang baru saja dibuka sebagai wedding venue di tahun 2015 ini, mereka langsung jatuh cinta dan memutuskan untuk menikah disana. Untuk prosesi akad nikah mereka memutuskan untuk menggunakan adat Jawa karena sejak kecil Vendry memang sudah bermimpi untuk menikah dengan nuansa adat Jawa. Prosesi sungkeman dan juga panggih mereka jalani selepas mengucapkan ijab qabul. “Yang jadi favorit aku adalah saat bagian injek telor. Itu pertama kalinya aku pegang kaki Bena dan bersihkan kaki dia. Di prosesi ini, kerasa banget kalau istri itu punya kewajiban melayani suami,” kenang Vendry.










Fun and unforgettable. Dua hal tersebut yang bagi Vendry harus terjadi dalam pernikahannya. Adat Jawa dan modern rustic dipilih sebagai konsep untuk akad nikah dengan dominasi warna putih dan ditambah unsur warna hijau, kayu dan percikan warna kuning. Vendry mengaku terinspirasi dari pernikahan Jason Mraz untuk bagian pendopo, lalu untuk susunan kursi para tamu, mereka sengaja membuatnya secara melingkar agar para tamu dengan mudah bisa melihat prosesi akad dari berbagai sisi


 Untuk resepsi mereka mengusung tema Tech Geek yang sesuai dengan pekerjaan dan passion mereka di bidang social media. “Untuk keseluruhan komponen resepsi, kami banyak menjadikan atribut – atribut di social media menjadi nyata. Mulai dari kartu undangan yang terinspirasi dari Google dan food signage dari Instagram.






 










Ucapan terima kasih kami juga bisa dibilang unik yaitu kartu berbentuk interface Instagram dimana kami seakan-akan memberikan 1 follower untuk tamu undangan kami dalam bentuk sendal jepit. Highlight-nya di bagian pelaminan, sofa dan background kami yang berbentuk Tetris. Karena aku juga suka banget tampilan Tetris, selain itu tetris yang warnanya paling mendekati dengan warna Google,” jelas Vendry.



Pelaminan dengan konsep seperti yang Vendry dan Bena usung ini jarang terjadi mengingat kebanyakan orangtua di Indonesia tidak setuju, namun tidak dengan keluarga mereka. Vendry bersyukur karena memiliki orangtua dan keluarga yang seru.”Aku rasa, karena pernikahan kakak kami sebelumnya, Bintang dan Astra, bertema Star Wars. Jadi kami dapat approval untuk tema yang unik juga, hehehe. Awalnya kami sempat pesimis bagian pelaminan akan biasa saja, sampai akhirnya saya lihat hasil browsing Pinterest saya ada kantor dengan tema tetris. Kalau dipikir-pikir lucu juga kalau kita duduk di balok-balok tetris. Lalu vendor conceptor dan dekorasi coba buat konsep dan design yang kira – kira buat saya dan keluarga tetap nyaman di atas tapi juga bagus secara estetika. Senang banget pas liat hasilnya! Di atas ekspektasi!” seru Vendry. 




Warna – warna Google mereka jadikan sebagai moodboard dalam resepsi, namun pada area catering dan penerima tamu Vendry tetap memakai warna kayu. Nuansa warna tersebut juga Vendry berikan pada seragam untuk bridesmaid dan keluarga yang terlihat menjadi sangat ceria di tengah – tengah tamu undangan yang memakai dresscode hitam dan putih. Keunikan dari pernikahan mereka tidak berhenti sampai disitu saja, undangan mereka juga tidak kalah uniknya.










“Ide awalnya datang dari wedding.yesplease. Langsung approve saat itu juga! Setelah itu, kami diskusi bersama mengenai kontennya dan yang saya suka, petanya yang dibuat seperti Google Maps dan dalam ukuran besar! Inspirasinya dari buka page Google terus pelajari interface mereka di setiap feature mereka seperti Google Image, Google Maps, Google Search. Semua itu diterapkan di tiap komponen undangan,” kata Vendry.







 https://www.youtube.com/watch?v=aFo9LPS3GjA


https://www.youtube.com/watch?v=2IqkzmuVI_I

INDOOR WEDDING

INDOOR WEDDING



1. Ferdi Nuril dan Fanny Widyasasti

Sosok Feri Nuril yang lebih dikenal sebagai raja film ini rupanya tengah berbahagia lho, brides. Meskipun kisah percintaanya tidak ter-expose, tetapi awal tahun 2016 kemarin, dia baru saya menggelar acara pernikahannya dengan Vanny Widyasasti dengan menjalani proses ta’aruf.







Vanny mengaku, awal pertemuannya dengan Fedi memalui BlackBerry broadcast message dari temanya Vanny. “Saat itu Fedi sedang melakukan shooting di Yogya. Tiba-tiba make up artist-nya hilang. Terus dia dapat make up artist pengganti, namanya Greti. Greti adalah temanku. Karena orangnya asyik, dia dan Greti bertukar nomor pin BlackBerry gitu. Setelah Fedi balik ke Jakarta, tiba-tiba saja Fedi mendapatkan broadcast message dari Greti dan isi pesannya, yaitu menyebarkan pin BlackBerry baru aku. Lalu Fedi add pin aku. Awalnya hanya iseng dan komunikasi pun sekedar saling menyapa saja. Hingga dua tahun kemudian, saat Fedi shooting sebuah film di Yogyakarta lagi, Dia mencoba mengajak Greti makan sate klatak, tetapi Greti tidak bisa. Akhirnya dia mengajak aku dan kami pun bertemu untuk makan sate klatak bersama teman-teman yang lain juga.,” ungkap Vanny.




Setelah pertemuan itu, rasanya benih-benih cinta pun hadir menghiasi hati Fedi dan Vanny. Namun, Fedi tidak ingin terlalu berharap banyak. Hingga akhirnya tahun 2014 dan Fedi pun memberanikan diri untuk mengajak Vanny ta’aruf. “Ternyata pikiran aku dan Fedi sama. Tidak ingin berpacaran, melainkan ingin menikah dengan proses ta’aruf. Justru kalau dia mengajak pacaran, tidak akan aku terima,” cerita Vanny. Fedi dan Vanny pun akhirnya menggelar tunangan pada bulan Juni 2015 dan melangsungkan pernikahannya pada tanggal 17 Januari 2016.



Ijab Qabul



Seperti yang kita ketahui, Vanny dan Fedi menggunakan dua adat sekalihus untuk pernikahannya. “Aku dan Fedi sepakat menggunakan adat Sunda untuk prosesi akad nikah dan adat Padang untuk pesta resepsi,” ungkap Vanny.

Setelah Ijab Kabul


Dalam mempersiapkan pernikahan adat Sunda dan Padang ini, Vanny dan Fedi mengaku mampir tidak mengalami tantangan yang berarti. Semuanya berjalan dengan lancar sesuai rencana. “Alhamdulillah hampir tidak ada tantangan. Paling hanya menghadapi mood yang swinging 1 minggu sebelum hari H. Jadi sedikit uring-uringan. Cara mengatasinya hanya berdiam diri di kamar lalu sholat dzikir. Setelah sedikit tenang, baru keluar kamar lagi, hehe,” tambah Vanny.





Untuk menutup cerita, Vanny memberikan tips untuk para brides-to-be yang sedang mempersiapan pernikahan. “Jalani semuanya dengan tenang. Jangan mudah panik karena masa-masa mempersiapkan pernikahan membuat mood mudah naik dan turun.”






https://www.youtube.com/watch?v=72A9pHbAfwg